Pemko Langsa Serahkan Bantuan Korban Kebakaran
LANGSA - Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Dinsosnaker Mobduk), memberikan bantuan berupa sembako dan peralatan keluarga termasuk tenda epada korban kebakaran di Gampong Simpang Lhe, Kecamatan Langsa Barat. Senin, (10/2).
Penyerahan bantuan itu dilakukan oleh Kadinsosnaker Mobduk, Drs Mursyidin Budiman, didampingi sejumlah stafnya, yang diterima langsung oleh korban, Aisyah (30), disaksikan Keuchik Gampong Simpang Lhe, Syaiful Anwar, di kediaman rumah korban kebakaran.
Mursyidin Budiman, mengatakan, bantuan yang diberikan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran yakni, beras 15 kg, mie instan, minyak tanah, saus/kecap, telur, baju kaos, daster, sajadah, panci, kids wear (perlengakapan bayi), sarung, selimut, food ware (perlengkapan dapur), tenda biru, dan lainnya.
Dijelaskannya, bantuan tersebut merupakan bantuan masa panik yang diberikan Pemko Langsa, kepada warganya yang tertimpa musibah kebakaran dan lainnya. Dirinya mengharapkan dengan bantuan sembako dan peralatan rumah tangga itu, dapat membantu meringankan beban korban yang tertimpa musibah tersebut.
Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati, terutama saat memasak jangan lupa mematikan kompor serta tentang penggunaan listrik. Karena musibah kebakaran yang terjadi sering dua penyebabnya, pertama karena lupa mematikan kompor maupun lilin, dan kabel aliran listrik yang tidak layak pakai segera diganti.
Kepada wartawan, korban, Aisyah, menjelaskan rumahnya terbakar pada, Sabtu (8/2), sekitar pukul 02.00 WIB, dimana saat itu saya sedang tertidur lelap dan suami, Syamsul, 35, sedang tidak berada dirumah dan bekerja di luar sebagai buruh bangunan. Akibat kejadian itu hampir sekitar 50 persen bangunannya dilalap sijago merah yakni atap dan bagian dapur hangus. Selain itu, pakaian mereka banyak hangus, dan dua anaknya berhasil selamat karena cepat dikeluarkan dari dalam rumah.
Namun, Alhamdulillah api cepat dipadamkan warga sekitar sehingga tidak menghabiskan seluruh bangunan, dan diduga kebakaran disebabkan karena konsleting listrik. (Nasruddin)
Sumber : http://langsakota.go.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020