Simulasi Pengamanan Pemilu 2014 Polres Langsa
Langsa - Tim gabungan Polres Langsa dan anggota Brimob Detasmen B Aramiyah bentrok dengan pengunjuk rasa, dua orang terkena peluru tajam dan berhasil mengamankan aktor intelektual. Namun, kejadian itu hanya dalam simulasi pengamanan Pemilu 2014 yang dilaksanakan oleh Polres Langsa, di lapangan Ahmad Yani Langsa atau tepatnya depan asrama Kompi B Langsa.
Simulasi yang dimulai sekitar pukul 09:45, dihadiri oleh Kapolres Langsa, AKBP.H.Hariadi,SIK, Wali Kota Langsa, Usman Abdullah,SE, Kasdim 0104 Aceh Timur, Mayor Inf.Nasrun, Kasie Pidsus Kajari Langsa, Hendarmen,SH, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Noor Ichwan Ichlas R.A,SH, dan sejumlah perwira Polres Langsa.
Simulasi tersbut dipimpin Kabag Ops Kompol Galih Indra Giri, Danki Brimob Iptu Wahyudi, Kasat Shabara AKP Suyono, disaksikan seluruh perwira di jajaran Polres Langsa, ada beberapa adegan yakni, pengamanan pemungutan suara Pemilu DPR,DPD dan DPR Provinsi, Kabupaten/Kota, penghitungan suara di TPS, pengamanan kotak suara, unjuk rasa di kantor Komisi Independen Pemilihan dan mengamankan masa anarkis.
Drama simulasi berdurasi sekira 2 jam tersebut, dimana saat adegan pengihutang suara di TPS terjadi keributan antara dua kelompok masa saat berpapasan diperjalanan sehingga terjadi perkelahian, saat kejadian itu salah seorang dari kelompok masa terkena tembakan peluru tajam, saat kejadian itu ada dua orang saksi yang melihat. Melihat situasi tersebut petugas PAM TPS meminta bantuan dan selang beberapa menit kemudian datang bantuan dari team Raimas dan SPK Polres Langsa beserta unit identifikasi melakukan olah TKP, sedangkan korban dibawa ke RSUD Langsa.
Kemudian, dalam adegan pengamanan kotak suara, dimana saat petugas PAM TPS bersama dengan KPPS dan Linmas membawa kotak suara menuju kantor KIP ditengah perjalanan petugas dihadang oleh sekelompok masa. Tapi, dengan gerak cepat team Raimas berhasil membubarkan masa dan mengawal kotak suara ke kantor KIP. Tak hanya sampai disitu, masa kemudian melakukan demo di kantor KIP, selanjutnya diturunkan anggota Dalmas dengan perlengkapan lengkap ditambah satu mobil Dalmas untuk mengendalikan situasi tersebut dan akhirnya masa terpecah belah, sementara mobiil water cannon yang telah stanby menyemprotkan air ke arah masa akhirnya masa meninggalkan kantor KIP.
Namun setelah masa meninggalkan kantor KIP, lagi-lagi masa membuat kerusuhan yakni melakukan perampasan tas wanita yang melintas, kemudian masa kembali ke kantor KIP. Selanjutnya team tindak Polres Langsa dengan cepat diturunkan, dan orang yang menjadi aktor intelektual berhasil ditangkap. Namun, sebahagian masa tetap anarkis, sehingga menrjunkan Ton PHH Brimob Detasmen B Aramiyah dan melakukan penangkapan terhadap aktor intelektual dan melakukan penembakan ke arah kaki terhadap pelaku yang brutal. Akan tetapiin setelah dilakukan sterilisasi ditemukan bungkusan yang mencurigakan, sehingga petugas Jibom Brimob melakukan tindakan sesuai protap yang ada dan Bom yang berkekuatan rendah berhasil diledakan di TKP dan akhirnya situasi dapat dikendalikan.
Sebelum simulasi tersebut terlebih dahulu dilakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Rencong Elang 2014, dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2014 di wilayah hukum Polres Langsa yang dipimpin langsung oleh Kapolres Langsa, AKBP.H.Hariadi.SIk (Nasruddin)
Sumber : http://langsakota.go.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020