Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Masyarakat Aceh Gelar Zikir Bersama Sambut Pemilu 2014

Umum Senin, 07 April 2014 - Oleh

Banda Aceh - Gubernur Aceh mengimbau seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah daerah/vertikal, partai politik dan calon anggota legislatif menghadiri dzikir akbar dan doa bersama demi terselenggaranya pemilu damai Aceh. Acara ini digelar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (6/4).

Sementara itu beberapa hari lalu, Gubernur Aceh Dr. H. Zaini Abdullah pada coffe morning bersama unsur Forkopimda mengatakan tindak kekerasan menjelang pemilu sekarang ini memang cukup memprihatinkan namun hendaknya hal tersebut tidak menyurutkan langkah semua pihak untuk mewujudkan pemilu damai 2014.

Kami yakin dan percaya aparat penegak hukum telah dan akan terus berbuat semaksimal mungkin, agar tindak kekerasan ini dapat ditekan, tentunya dengan cara-cara yang arif, bijaksana dan mengedepankan upaya persuasif seraya memperhatikan nilai-nilai kearifal lokal Aceh, ujar Zaini Abdullah. Pada acara kopi pagi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, membahas kondisi terkini menjelang Pemilu legislatif 2014, di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, beberapa hari lalu.

Pemerintah Aceh juga tidak henti-hentinya menyampaikan himbauan kepada seluruh partai politik peserta Pemilu untuk dapat menjaga suasana aman dan damai, demi terwujudnya pemilu legislatif 2014 yang damai, aman, adil dan bermartabat.

Zaini Abdulllah juga kerap menjalin koordinasi dan membangun hubungan baik dengan para pemangku kepentingan di tingkat pusat. Seperti pertemuan dengan KASAD Jenderal TNI Budiman di Jakarta tanggal 25 Maret yang lalu, untuk menyampaikan keadaan aktual Aceh sehubungan dengan pemilu dan penguatan perdamaian Aceh. Selaku Unsur Koordinasi Pimpinan Daerah, Gubernur Aceh juga kembali meminta kesediaan semua pihak, untuk sama-sama meneguhkan komitmen demi terwujudnya Aceh yang bermartabat, sejahtera, berkeadilan dan mandiri berlandaskan UUPA sebagai Wujud MoU Helsinki.

Sementara Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al- Haytar mengatakan keamanan yang kondusif di Aceh dapat terlaksana apabila ada dukungan dari semua pihak. Butuh peran semua pihak dan segenap lapisan masyarakat, sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan baik, jujur dan adil, tanpa kekerasan.

Menurut Malik Mahmud, rentetan aksi kekerasan jelang Pemilu di Aceh telah menimbulkan keresahan masyarakat. Wali Nanggroe meminta pihak penegak hukum untuk tetap berupaya serta menempuh langkah-langkah yang bijaksana dan tepat. Dinamika ini harus disikapi dengan baik, agar perdamaian Aceh dapat terus terpelihara dan melanjutkan pembangunan Aceh.

Hadir pada acara Coffe Morning alias Jep Kupi Bengeuh tersebut, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Husein Hamidi, Kajati Aceh Tarmizi, Kasdam IM Brigjen TNI Purwadi M.S.IP dan Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi dan muspida plus FORKOPINDA.

Sumber: http://seuramoe.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 26 Apr 2026 03:04:40