Kadis Kesehatan Aceh: 4, 8 Juta Penduduk Aceh tetap mendapat Pelayanan Meskipun Kartu JKRA-JKN belum siap dicetak
![]()
Banda Aceh – Walaupun kartu Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKRA) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum selesai dicetak namun 4,8 juta jiwa penduduk Aceh tetap mendapat pelayanan prima ketika sakit.
Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Taqwallah M. Kes dalam acara penyerahan secara simbolis kartu JKRA dan JKN kepada perwakilan masyarakat Aceh, di Meuligoe Aceh, Jum’at (4/4/2014).
“Walaupun kartu belum selesai dicetak semua, penduduk Aceh tetap mendapat pelayanan ketika sakit,” katanya.
Program ini, jelas Taqwallah, telah dilaksanakan sejak 1 Januari 2014 lalu, dan dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
“Untuk tahun 2014 Pemerintah Aceh menyediakan anggaran lebih dari 400 Miliar. Sedangkan untuk tahun 2015 diperkirakan membutuhkan biaya lebih dari 560 Miliar,” katanya.
Taqwallah juga merincikan, dari total 4,8 juta jiwa penduduk Aceh; 2,1 juta penduduk miskin dijamin Pemerintah Pusat, 446 ribu Pegawai Negeri Sipil, 77 ribu jiwa dijamin oleh pemberi kerja/perusahaan.
“Dan sisanya 2 juta jiwa lebih dijamin oleh Pemerintah Aceh, dengan premi Rp. 19.225/jiwa/bulan,” imbuhnya.
Bagi penduduk Aceh yang belum menerima kartu, jelas Taqwallah, tidak perlu resah karena dengan Kartu Askes, Kartu Jamkesmas, KTP/KK Aceh atau surat keterangan yang sah lainnya tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis. [Humas Aceh]
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020