Peringatan Hari Bumi 2014 : Aksi Gelinding Bola Bumi Raksasa di Banda Aceh
Banda Aceh - Seratus orang seniman, komunitas, dan aktivis lingkungan menggelindingkan bola bumi raksasa setinggi 3 meter diikuti aksi teaterikal manusia lumpur dan topeng-topeng satwa dalam memperingati hari Bumi pada selasa, 22 April 2014 PUKUL 09:00 WIB. Aksi ini mengambil rute dari depan Gedung DPRA, Bundaran Simpang lima dan tiang pancang warna-warni Eks Hotel Aceh.
Koordinator aksi Hari Bumi, Andri Munazir dari Earth Hour Aceh mengatakan, untuk pertama kalinya seniman, komunitas dan aktivis lingkungan melakukan aksi peringatan Hari Bumi di Aceh dengan menyampaikan pesan-pesan penyelamatan Bumi. Komunitas dan lembaga yang berpatisipasi diantaranya sanggar seni Rupa 55, Lab Bahasa Universitas Serambi Mekkah, Jaroe, Kophi, Atjeh Bicycle Comunity, Darah Untuk Aceh, WWF Indonesia, Forum Tataruang Sumatera, FFI, ACCI, KPHA, dan Flora.
Hari Bumi 2014 merupakan rangkaian aksi dari Gerakan Earth HourAceh bersama komunitas, Seniman dan aktivis Lingkungan yang bertujuan untuk mengajak seluruh warga Aceh peduli pada kelestarian Hutan ,perlindungan satwa-satwa dan pencemaran lingkuman.
“Masyarakat harus lebih sadar bagaimana cara menghargai Alam dan lingkungan sekitar kita, melestarikan Alam dan menjaga keseimbangan Siklus dan ekosistem di Alam kita ini. Jangan kita biarkan pemanasan global mengancam kehidupan kita dan anak cucu kita kelak,” pungkas Andri Munazir.
Sumber: http://seuramoe.acehprov.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020