Pemko Banda Aceh Kuatkan Aqidah Remaja Se-Kota Banda Aceh
Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam melaksanakan kegiatan penguatan aqidah remaja se-Kota Banda Aceh. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya membentengi para remaja dari pengaruh berbagai aliran yang berkembang akhir-akhir ini.
Acara yang diikuti lebih seratus remaja putra-putri tersebut dibuka langsung Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal di Aula Hotel Jeumpa SMK, Lhong Raya, Senin (18/8).
Menurut Illiza, Ada beberapa problematika yang selama ini kerap terjadi di kalangan remaja, antara lain; pendangkalan aqidah atau terlibat dalam ajaran sesat, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan tawuran di kalangan pelajar.
“Semua hal tersebut bisa dipengaruhi oleh keluarga, masyarakat, lingkungan sekolah, teman, bacaan, budaya, internet dan jejaring sosial lainnya,” kata Illiza.
Karena itu, Illiza mengatakan penting bagi semua pihak untuk mengantisipasi semua persoalan tersebut dengan penguatan aqidah agat para remaja terbentengi dari itu semua.
Ia meminta kepada Dinas Syariat Islam, kegiatan yang dilaksanakan tersebut tidak berhenti sampai di situ saja, tetapi harus dilaksanakan secara terus menerus, harus ada follow up dari setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Mereka bisa saja hancur apabila tidak ada bimbingan dan pembinaan. Sebaliknya jika mereka mendapat gemblengan serta perhatian serius, karakteristik mereka akan terbentuk dan terarah sehingga akan mengenal dirinya dan sang Khalik Allah swt,” jelas Illiza.
Ia menjelaskan, konsep ajaran Islam memandang remaja sebagai amanah Allah yang harus dijaga dan diperhatikan dengan sungguh-sungguh, khususnya dalam masalah aqidah, sehingga mereka siap menjadi generasi penerus yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt.
Ia berharap berharap kegiatan tersebut benar-benar membawa perubahan dalam sikap kita dan menjadikan kita pribadi-pribadi yang lebih baik. Pribadi-pribadi yang dibanggakan Allah dan RasulNya, pribadi-pribadi yang memiliki aqidah yang kuat, pribadi-pribadi yang dekat dengan Allah swt.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Mairul Hazami mengatakan banyak sekali aliran masuk dari luar, sementara dari dalam pasif saja.
Maka dengan demikian dibuatnya kegiatan seperti ini supaya ada kader yang akan menjelaskan kepada orang-orang terdekatnya ataupun dalam pergaulannya.
Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri atas Lembaga Dakwah Sekolah (LDS), remaja mesjid, berigade mesjid dan beberapa elemen remaja lain. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama enam hari.
“Kita memberikan mereka pemahaman yang benar, bagaimana Islam yang sesungguhnya bersama para pakar dibidangnya,” tutup Mairul.
Sumber : http://perhubungan.bandaacehkota.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020