Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Aceh Tengah Targetkan Peningkatan Konsumsi Ikan Bagi Masyarakatnya

Umum Minggu, 07 September 2014 - Oleh

tr5hrgsjsdTakengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya menjadikan Balai Benih Ikan (BBI) Lukub Badak, sebagai sumber benih bagi peningkatan populasi berbagai jenis ikan di daerahnya.

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, mengatakan sampai saat ini produktifitas ikan di daerah tersebut, masih belum mampu memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat.

“Oleh karenanya, kita masih memerlukan pasokan ikan dari luar daerah, terutama tentu dari daerah pesisir sebagai penghasil ikan laut,” ujar Nasaruddin saat meninjau BBI Lukup Badak, baru-baru ini.

Dikatakannya, pemerintah setempat akan terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan bagi masyarakatnya, dengan cara mendukung kinerja balai benih ikan Lukub Badak, sebagai pusat pembenihan berbagai jenis ikan, khususnya ikan asli lokal.

“Untuk mendorong ini semua, tentu kita memerlukan bibit atau benih ikan. Benih yang kita perbanyak ini, tentu kita sesuaikan dengan permintaan atau selera masyarakat. Dan ada juga ikan spesifik di BBI ini, yang nama lokalnya itu adalah ikan pedih,” tutur Nasaruddin.

Menurutnya, tingginya kebutuhan masyarakat di daerahnya terhadap konsumsi protein ikan, menandakan adanya peningkatan pendapatan di tengah masyarakat itu sendiri.

“Korelasinya dengan pendapatan masyarakat. Bahwa semakin tinggi pendapatan, maka akan semakin tinggi pula konsumsi ikan,” ucapnya.

Disisi lain, Nasaruddin mengungkapkan pentingnya konsumsi protein ikan terhadap pertumbuhan anak, serta tingkat kecerdasan seseorang.

Diharapkannya, kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi protein ikan, bisa terus seiring dengan peningkatan pendapatan di tengah masyarakat, serta peningkatan sumber daya manusia yang lebih baik ke depan.

“Semakin banyak protein hewani dan nabati di konsumsi, maka semakin tinggi kemungkinan untuk SDM-nya itu bisa berkembang,” sebutnya.

“Selama ini kita masih menganggap karbohidrat sebagai yang utama, bukan protein nabati ataupun hewani. Sekarang kita balik, (protein yang utama) minimal kita imbangkan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan generasi kita,” tuturnya.

Sumber : http://humas.acehtengahkab.go.id

 

Last Update Generator: 29 Apr 2026 15:32:37