Realisasi Investasi Triwulan IV Menggembirakan
Banda Aceh - Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh, Ir. Iskandar didampingi Kepala Bidang Pengendalian Investasi Syarifah Zulfa menggelar pertemuan dengan instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik Aceh , Bank Indonesia, Distamben dan beberapa lainnya di Ruang rapat I BIP Aceh (28/01/2015) dengan agenda penyampaian Realisasi investasi PMA dan PMDN Triwulan IV/semester II (Oktober –Desember) tahun 2014 berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) serta pemaparan program prioritas BIP tahun 2015.
“Realisasi investasi menunjukkan perkembangan sangat menggembirakan, progres nya luar biasa dapat terlihat perbandingan perkembangan 2013 dengan 2014 pada periode yang sama, peningkatan berkisar 118 %. Dimana realisasi PMA Rp. 57, 42 Milyar (2014) dan Rp. 297,69 Milyar (2013), serta PMDN sebesar Rp. 2.060 Triliun(2014) dan Rp. 705, 7 Milyar (2013)” demikan urai Iskandar.
Secara kumulatif realisasi PMA dan PMDN pada tahun 2014 sebesar Rp. 6.226 Triliun atau mengalami peningkatan sebesar 22.31 % dibandingkan dengan tahun 2013 yang hanya sebesar Rp. 5.091 Triliun. Sedangkan penyerapan tenaga kerja pada tahun 2014 sebanyak 19.912 orang tersebar pada 197 proyek baik itu PMA maupun PMDN diseluruh Kab/kota di Aceh.
Memang jika dilihat skill yang ada di Aceh belum memadai untuk kebutuhan perusahan diharapkan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja untuk lebih banyak mengambil peran peningkatan SDM untuk tenaga kerja yang siap bersaing di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Hermanto selaku Kepala BPS Aceh “mengapresi realisasi yang sudah tercapai, karena sebesnrnya jika dilihat dari data makro yang tersaji (pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, inflasi, tingkat komitmen masyarakat) tidak ada alasan bagi calon investor untuk tidak menanamkan modalnya di Aceh”, dikarenakan faktor yang sangat mendukung.
Lain halnya dengan BI mengatakan apakah ada investasi perbankan, APBN yang dicatat karena selama ini yang dicatat baru swasta saja, perbankan sejauh ini sudah bekerja sama dengan beberapa investor namun akan ditingkatkan kembali. BI dihadiri Manager komunikasi kebijakan Indonesia mengatakan sangat mendukung dan akan bekerja sama untuk meningkatkan realisasi investasi, yang mana selama ini realisasi investasi sektor perbankan belum terinventarisir dalam nilai realisasi Badan Investasi dan Promosi Aceh.
Syarifah menutup pertemuan dengan mengucapkan terimakasih kepada instansi teknis baik dikab/kota yang telah memberikan dukungan perkembangan investasi dengan LKPM yang telah diserahkan oleh perusahaan.
Sumber : investasi.acehprov.go.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020