Buka Unit Kardiologi, RSU Datu Beru Jalin Kerja Sama Dengan RSCM Jakarta
Takengon - Direncanakan dalam waktu dekat unit layanan kardiologi segera dibuka di RSU Datu Beru Takengon. Untuk memuluskan rencana tersebut pihak manajemen RSU Datu Beru menggandeng unit layanan jantung Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Hal tersebut terungkap saat Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengadakan silaturrahmi dengan dr. Muhammad Yamin, SpJP (K), FIHA, FACC, FSCAI seorang dokter spesialis jantung asal rumah sakit jantung terkemuka di Indonesia tersebut. Silaturrahmi sendiri berlangsung hangat di Gedung Ummi Pendopo pada hari Jumat, 6 Februari 2014.
Di hadapan ketua beserta sejumlah anggota DPRK Aceh Tengah, anggota DPRA serta sejumlah pejabat daerah, Nasaruddin menyoroti perkembangan laju penderita jantung yang cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sayangnya, masih Nasaruddin, di provinsi Aceh layanan unit jantung hanya ada di RSUZA Banda Aceh.
“Penyakit jantung salah satu penyakit yang dominan. Saat ini hanya RSU Zainal Abidin yang menyediakan layanan jantung. Perlu waktu lama mengantri, 3 hingga 4 bulan” ujar Nasaruddin.
Menurut orang nomor satu di Aceh Tengah itu merupakan sebuah peluang jika RSU Datu Beru dapat menyediakan layanan serupa.
“Oleh sebab itu tahun 2015 ini juga pusat pelayanan jantung harus sudah beroperasi”, harapnya.
Menanggapi permintaan pak Nas, direktur RSU Datu Beru mengatakan unit layanan jantung akan segera dibuka pada tahun ini, akan tetapi dr. Hardi tidak merinci tepatnya pada bulan berapa.
Meskipun demikian ia membeberkan sedikit detail persiapan ke arah tersebut.
“Sudah kita siapkan untuk pembukaan layanan penyakit jantung, mulai dari pembukaan ruang rawat jantung dan ruangan katerisasi”, ujarnya.
Bahkan, lanjut Hardi, pihaknya kini sedang mempersiapkan beberapa tenaga medis untuk dididik dan dilatih sehingga nantinya unit layanan jantung memiliki tenaga yang profesional.
Sementara itu, dr. Muhammad Yamin yang tidak lain adalah putra Gayo memberi apresiasi khusus terhadap Nasaruddin yang memiliki perhatian besar terhadap penyakit jantung.
“Jarang ada kepala daerah yang begitu perhatian terhadap penyakit jantung. Memang benar penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu. Saya benar-benar mendukung agar RSU Datu Beru memiliki unit layanan kardiologi”, ujarnya.
Sumber : http://humas.acehtengahkab.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020