Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Bupati Bener Meriah Resmikan Penggunaan Gedung PPKD

Pemerintahan Rabu, 11 Februari 2015 - Oleh

Redelong - Bupati Kabupaten Bener Meriah Ruslan Abdul Gani meresmikan penggunaan Gedung Pusat Promosi Kerajinan Daerah (GPPKD), Gedung Sistem Resi Gudang (GSRG), dan Pasar Tradisional Timang Gajah, Selasa (10/2)

Dalam Kesempatan tersebut Bupati Ruslan Abdul Gani menyampaikan, pembangunan yang diresmikan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik kepada semua usaha kita yang ada di Kabupaten Bener Meriah ini guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lanjut bupati, GPPKD merupakan pusat informasi kerajinan di Kabupaten Bener Meriah yang akan dapat domanfaatkan oleh para pengrajin kita, baik usaha kecil, menengah dan mikro untuk menempatkan contoh produk usahanya sebagai pusat promosi.

“Para pengrajin dapat memberikan alamat usaha dan kontak person yang dapat dihubungi sehingga para pengrajin atau pengusaha akan dapat dihubungi secara langsung oleh konsumen dan pada akhirnya para pengrajin kita akan dapat memperoleh keuntungan yang lebih baik dan harga yang stabil,”kata Bupati Ruslan Abdul Gani.

Dijelaskan orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu, pada hari yang sama juga diresmikan bangunan gedung yang pengoprasiannya menggunakan Sistem Resi Gudang (SRG) yang pengelolaannya akan dilakukan oleh Koperasi Gayo Mandiri, salah satu lembaga ekonomi kerakyatan yang sangat professional.

“Saya berharap kegiatan SRG ini akan dapat membantu para petani kita dalam menikmati harga panen kopi mereka dan juga pedagang, karena dengan beroperasinya Sistem Resi Gudang ini akan dapat menstabilkan harga komoditi kopi kita,”ujar Bupati Ruslan Abdul Gani.

Kata Bupati, selama ini sering kita dengar keluhan dari para petani bahwa, ketidak setabilan harga kopi sangat ditentukan oleh nilai tukar dolar Amerika, “semoga keluhan ini akan dapat dijawab oleh kehadiran SRG ini,”harap Bupati Ruslan Abdul Gani.

Menurut bupati, pasar merupakan tempat terjadinnya transaksi antara penjual dan pembeli, karena itu kondisi pasar yang kurang representative tentu akan mempengaruhi proses transaski tersebut. “Untuk itu secara bertahap kita akan terus membangun dan membenahi pasar-pasar kita, agar pasar tradisional dapat bertahan. Banyak keuntungan yang kita peroleh jika kita berbelanja di pasar tradisional, selain harga barang telatif terjangkau, dipasar tradisional ini juga secara tidak langsung terjadi ajang silaturahmi antar pembeli dan penjual serta masyarakat yang ada disekitarnya,”terang Bupati Kabupaten Bener Meriah.

Sumber : http://benermeriahkab.go.id/

 

Last Update Generator: 26 Apr 2026 17:34:03