Pemerintah Aceh Kembali Mempertegas dan Memperjuangkan Dua Inisiasi
Jakarta - Rabu 4 Maret 2015 bertempat di Hotel Alila Jakarta. Pemerintah Aceh Melalui Badan Investasi dan Promosi Aceh Kembali mempertegas serta memperjuangkan dua inisiasi Baru yakni Air Connectivity (Phuket/Krabi-Langkawi-Sabang) dan Maritime Connectivity (Ranong-Phuket-Sabang/Malahayati dan Krueng Geukuh-Penang/Port Klang) pada pertemuan IMT-GT Strategic Planning Meeting. Rapat di hadiri Delegasi dari tiga Negara Indonesia, Malaysia, Thailand, Joint Bussines Council (JBC), CIMT dan Asian Development Bank (ADB).
Pemerintah Aceh sudah mengupayakan dan terus berusaha untuk mewujudkan dua inisisasi tersebut, dalam tindak lanjut yang sudah dilakukan Pemerintah Aceh telah melakukan Pertemuan 27 Oktober 2014 dengan Deputy Permanent Secretary of Ministry of Interior di Bangkok dan 28 Oktober 2014 dengan Gubernur Phuket di Phuket yang menghasilkan kesepakatan kerjasama yang di fokuskan pada peningkatan konektivitas antar kedua provinsi (Aceh-phuket) serta Management dan Mitigation. Draft Mou tentang Framework of Cooperation, pengusulan tanda tangan MOU pada tahun 2015 dan melaksanakan Pertemuan sekaligus rapat tekhnis di Kota Sabang Seiiring dibukanya penerbangan langsung Medan-Banda Aceh yang kita harapkan nantinya akan terhubung dengan project Air Connectivity sabang-Phuket/Krabi-Langkawi.
Dalam pertemuan Strategic Planning Meeting tindak lanjut project dibahas dalam beberapa working group yang dibentuk, diantaranya Working group Infrastruktur dan transport, Tourism, Tade and Investment dan Human Resouce Development. Ir. Netty Muharni, MURP mempertegas dua inisiasi tersebut dalam working group Infrastruktur dan transport serta menjelaskan agar dua inisiasi tersebut masuk dalam pipeline project IMT-GT. Project ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dalam sub regional Andaman dengan meningkatkan konektivitas udara dan konektivitas maritim . Semua potensi yang ada akan digunakan untuk mendukung proyek tersebut, seperti jalur pelayaran, kapal pesiar marina, kapal kargo dan penerbangan. Sasaran pertama adalah untuk membuka penerbangan langsung antara Sabang-Phuket / Krabi / Langkawi, dengan dukungan utama dalam sektor pariwisata. Perdagangan juga merupakan sektor yang potensial untuk meningkatkan konektivitas maritim.
Sumber: http://investasi.acehprov.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020