Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Duta Wisata Banda Aceh Harus Islami

Wisata & Lingkungan Kamis, 09 April 2015 - Oleh opt3

Banda Aceh - Pemilihan Agam Inong Duta Wisata Kota Banda Aceh 2015 bukan hanya sekedar kontes kecantikan, tapi para peserta juga harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islami sebagai mana visi Banda Aceh sebagai model Kota Madani.
 
Penegasan itu disampaikan Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, Sabtu malam, 4 April 2015 ketika dinobatkan sebagai juri kehormatan pada ajang tersebut. “Duta Wisata Aceh khususnya Banda Aceh harus tampil beda dengan duta wisata dari daerah lain. Bukan cuma ganteng dan cantik,  tapi harus menguasai khasanah budaya dan nilai-nilai islami. Bisa baca Al-Quran ga? Ada ayat yang bisa dihafal?” tanya Illiza kepada salah satu peserta.

Para Agam Inong Banda Aceh, kata Illiza, harus menjadi trendsetter bagi para remaja lainnya. “Teruslah berjuang untuk memperbaiki kualitas diri. Identitas keacehan kita harus jelas dengan melaksanakan apa yang Allah mau,” pesan orang nomor satu di Kota Banda Aceh tersebut.

Terkait dengan pencanangan Kota Banda Aceh sebagai destinasi wisata islami dunia baru-baru ini, Illiza mengatakan pihaknya selaku pemerintah terus memfasilitasi pengembangan sarana dan pra-sarana pendukung wisata Islami.

“Wisata syariah atau wisata halal saat ini tidak hanya dikembangkan di daerah-daerah yang menerapkan Syariat Islam saja, tetapi sedang digalakkan pula di belahan dunia lainnya karena kunjungan wisatawan muslim dunia semakin meningkat. Indonesia sendiri masuk ke dalam tujuh besar dalam hal perjalanan ke seluruh dunia yang dilakukan oleh masyarakatnya. Belum lagi kunjungan dari wisatawan asal Timur Tengah dan negara-negera berpenduduk mayoritas muslim seperti Malaysia dan lain-lain,” ungkap Illiza.
 
Selain itu Illiza menjelaskan, wisata Islami adalah wisata yang rahmatanlil’alamin. “Mari kita sambut tamu yang datang ke kota kita dengan baik, karena peumulia jame adat geutanyoe (memuliakan tamu adalah adat kita),” kata Illiza.
Sebelumnya, Kadisbudpar Kota Banda Aceh M Fadhil Ssos MM dalam sambutannya mengatakan, spirit pemilihan Duta Wisata Banda Aceh 2015 tentu tidak boleh jauh dari syariah. “Duta Wisata Banda Aceh harus memiliki intelektualitas dalam bidang agama. Bukan hanya untuk mempromosikan wisata, tapi harus bisa berdakwah soal pelaksanaan Syariat Islam sehingga nilai-nilai islami bisa menjadi daya tarik Kota Banda Aceh bagi para wisatawan,” jelasnya.

 

Sumber: http://dprk-bandaaceh.go.id/

 

Last Update Generator: 29 Apr 2026 07:09:06