Evaluasi Kinerja Pemkab Aceh Tengah, 2 Kepala SKPK Terima Penghargaan
Takengon - Memasuki triwulan kedua tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar rapat koordinasi pembangunan dan sosial kemasyarakatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM, didampingi Wakil Bupati, Drs. H. Khairul Asmara dan Sekretaris Daerah, Drs. H. Taufik, MM.
Pertemuan yang juga dirangkai dengan evaluasi kinerja SKPK itu berlangsung di Oproom Setdakab, Rabu (15/4) dan diikuti oleh segenap pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Aceh Tengah.
Rapat Koordinasi turut diselingi penyampaian penghargaan dari Bupati Aceh Tengah kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang dinilai mampu menunjukkan kinerja baik dan luar biasa.
Kedua kepala SKPK tersebut adalah Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan, Zikriadi serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Jauhari. ”Kedua Kepala SKPK tersebut sejauh ini telah menunjukkan kinerja luar biasa baik, dan saya harapkan dapat diikuti oleh SKPK lainnya,” ungkap Nasaruddin.
Sebelumnya, Nasaruddin memberi gambaran secara umum, permasalahan yang masih kerap terjadi dan relatif masih lemah serta perlu perhatian serius dan penanganan berkelanjutan maupun komprehensif dari seluruh pimpinan SKPK.
Diantaranya, Nasaruddin menekankan perlunya perencanaan yang baik dari setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPK, dan menegaskan kepala SKPK untuk mengetahui secara pasti kondisi lapangan, output serta outcome yang akan diraih dari suatu program atau kegiatan.
“Setiap proyek harus didahului perencanaan yang benar, dan diikuti dengan penjelasan lapangan kepada pihak ketiga, untuk menghindari munculnya kondisi diluar perencanaan yang telah disusun,” ujar Nasaruddin mencontohkan salah satu kegiatan yang perlu diperhatikan kepala SKPK terkait.
Menurut Nasaruddin setiap pimpinan SKPK harus paham dengan bidang tugas masing-masing, dan tidak hanya terpaku dengan kegiatan yang tercantum dalam DPA (Daftar Pelaksanaan Kegiatan) atau program yang sudah ada anggarannya. ”Soal ini sudah sering disampaikan, bahwa tugas SKPK tidak hanya apa yang sudah dianggarkan, tapi harus dilihat secara umum,” imbuhnya.
Beberapa tugas SKPK dicontohkan Nasaruddin, seperti Dinas Bina Marga, bertanggung jawab terhadap pemeliharaan jalan dan jembatan, maka bila ada jalan yang rusaknya mampu diperbaiki dengan alat yang tersedia, tidak perlu harus menunggu paket anggaran pemeliharaan jalan terlebih dahulu.
Demikian juga Nasaruddin mencontohkan Dinas Perkebunan dan Kehutanan, yang harus proaktif bila melihat ada lahan perkebunan masyarakat yang rusak atau kurang produktif, walaupun tidak ada alokasi anggaran tertentu.
“Dinas itu sifatnya otonom, memang terkadang ada hal yang prinsip dan harus dikonsultasikan ke atasan, tapi jika menyangkut teknis harus dapat ditangani dan diselesaikan sendiri,” ujar Nasaruddin sembari menekankan kepala SKPK untuk mengoptimalkan fungsi pejabat struktural dan staf untuk mendukung kinerja organisasi.
Sumber : acehtengahkab.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020