Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Warga Bintang Dapat Pengobatan Gratis Dokter Spesialis

Kesehatan Senin, 18 Mei 2015 - Oleh

Takengon - Mendapat pengobatan gratis itu biasa, tapi kalau pengobatan dan konsultasi gratis dari dokter spesialis sangat jarang terjadi kalau tidak dalam satu kegiatan bhakti sosial seperti yang dialami oleh warga Kecamatan Bintang, Minggu (17/5/15).

Memperingati hari bhakti dokter Indonesia ke 107, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Aceh bekerjasama dengan IDI cabang Aceh Tengah melaksanakan kegiatan pengobatan Spesialis dan khitanan massal yang dipusatkan di Kecamatan Bintang, setelah sehari sebelumnya menggelar seminar dan workshop terkait penanganan pasien emergensi di Takengon.

“Beberapa dokter spesialis turun tangan langsung menangani penyakit pasien dan kita harapkan masyarakat dapat terbantu dengan kegiatan bhakti sosial ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr. Sukrimaha.

Disebutkan Sukri, tidak semua spesialisasi ditangani, hanya penyakit atau masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat seperti penyakit dalam, kandungan dan kebidanan, anak, saraf, bedah, ortopedi dan urologi serta dibantu dengan dokter umum.

Pengobatan spesialis dilakukan sehari itu diawali dengan senam jantung sehat dan hingga akhir pelaksanaan tercatat 200 lebih pasien berobat dengan masalah kesehatan yang dominan adalah penyakit dalam dan anak. Sedang jumlah anak yang ikut dikhitan hanya 11 orang, jumlah yang relatif sedikit ini berdasar keterangan warga karena kebanyakan murid kelas 6 SD akan menghadapi Ujian Nasional pada hari Senin besok.

Sementara Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. H. Taufik, MM yang turut hadir disela pengobatan dan khitanan massal, mengungkapkan dukungan terhadap inisiatif kegiatan sosial yang dilakukan oleh pengurus IDI wilayah Aceh dan IDI cabang Aceh Tengah.

Taufik menilai, kegiatan yang bersifat bhakti sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kita, khususnya di Kecamatan Bintang, yang selama ini mungkin atau bahkan tidak pernah diobati oleh dokter spesialis. ”Jadi inilah kesempatannya, bagi masyarakat yang kebetulan sedang sakit dapat langsung berobat, begitu juga jika selama ini ada keluhan sakit, namun ditahan, bisa langsung konsultasi dengan dokter spesialis,” ujar Taufik.

Melalui IDI wilayah Aceh dan IDI cabang Aceh Tengah, Taufik mengatakan untuk lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial seperti ini di kecamatan-kecamatan lain. ”Dimaklumi bersama, keberadaan atau rasio dokter spesialis di Aceh Tengah berbanding masyarakat masih relatif sedikit dan kesempatan masyarakat kita di kecamatan untuk berobat dengan dokter spesialis juga masih sangat terbatas,” ucap Taufik sembari menyebutkan jumlah dokter spesialis di Aceh Tengah saat ini 24 orang, belum termasuk beberapa dokter yang masih menempuh pendidikan spesialis.

Diluar konteks pengobatan yang dilakukan, Taufik mengharap melalui organisasi IDI agar lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, individu, keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Dengan kata lain, kami harapkan melalui organisasi IDI dapat memfasilitasi antara kebutuhan masyarakat dengan niat atau i'tikad kegiatan sosial para dokter untuk lebih sering melakukan kegiatan yang intinya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kita,” demikian Taufik.

Sumber : http://www.acehtengahkab.go.id

 

Last Update Generator: 29 Apr 2026 13:02:47