UIN gelar Seminar Internasional
Banda Aceh - Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (FTK UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Seminar Internasional, Senin (1/6/2015) di Wisma Darussalam Inn Banda Aceh, seminar tersebut merupakan kerja sama UIN Ar-Raniry dengan Institut Pendidikan Guru (IPG) Kampus Sultan Abdul Halim Sungai Petani, Kedah Malaysia.
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA dalam sambutannya mengatakan, dalam pengembangan ilmu pendidikan sangat diperlukan riset dan penelitian-penelitaan untuk menghasilkan sebuah ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat luas, dalam islam dikenal para Imam dimana ilmunya sangat bermanfaat baik di masanya hingga saat ini, ilmu yang dimiliki Imam Syafi’i sangat luas dan telah menjadi pedoman seluruh dunia, kita saat ini tertinggal dari beliau 1000 tahun dibandingkan dengan apa yang telah dihasilkan para imam dahulu.
"Kita terus berupaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, pendidikan di Asia tenggara saat ini seharusnya menjadi kiblat ilmu pengetahuan bagi dunia, dengan kondisi Negara diberbagai belahan dunia seperti tumur tengah saat ini sedang tidak nyaman, oleh itu sekarang bagaimana kita sudah seharusnya membalikkan kibat ilmu pengetahuan di Asia tenggara ini,"Â ujar Farid.
Ditambahkan, ilmu yang telah ada itu menjadi contoh dan model bagi ilmu pengetahun di dunia, oleh karena itu seminar seperti ini dapat menyatukan persepsi bagaimana kelemahan-kelemahan kita masa lalu, sehingga di masa mendatang akan lebih baik.
"Saya melihat bahwa setelah ilmu pengetahuan ini maju, baru nantinya pendidikan akan menjadi peradaban, peradaban itu merupakan kumpulan dari berbagai pengetahuan dan hal positif baru nanti akan menjadi sebuah peradaban, dikatakan bahwa peradaban itu bukan satu negeri atau kawasan kecil saja, peradaban itu merupakan kawasan yang sangat besar dan luas, ke depan akan menjadi peradaban melayu dalam ilmu pengetahuan yang berkualitas untuk mengimbangi,"Â kata Dia.
Rektor mengibaratkan ilmu pengetahuan bagaikan tangga, yang dapat membawa orang naik dan berjalan, jadi pendidikan seperti di berbagai perguruan tinggi saat ini merupakan proses, banyak teori yang telah dihasilkan, namun bagaimana mentransfer ilmu kepada orang lain yang paling penting dilakukan dengan baik, seminar adalah salah satunya, tutur Farid Wajdi.
Dekan FTK UIN Ar-Raniry Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag menyebutkan, pada tahun dalam tahun 2015 ini FTK UIN Ar-Raniry sedikitnya telah melaksanakan even internasional sebanyak tiga kali, hal ini dilakukan dalam rangkan peningkatan kapasitas kelembagaan di Lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
"Selama ini FTK telah melakukan berbagai kegiatan dalam upaya mengembangkan pendidikan di UIN Ar-Raniry, Alhamdulillah pihak rektorat terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor dan Para Wakil Rektor UIN Ar-Raniry,"Â Mujiburrahman.
Dekan menambahkan, sebagaimana yang dilaporkan Ketua Panitia Samsul Kamal, M.Pd, bahwa kegiatan ini dilaksanakan di UIN Ar-Raniry atas kerjasama dengan IPG Kampus Sultan Abdul Halim Kedah Malaysia. Diikuti oleh 110 peserta yang terdiri dari 51 pemakalah, diantaranya para dosen dan peneliti dari IPG Malaysia, UIN Ar-Raniry, Unsyiah, Get Sampena dan Universitas Serambi Mekkah.
Seminar ini berlangsung Selama satu hari dibagi empat ruang presentasi dan diskusi dilakukan secara panel, turut hadir wakil rektor III Dr. H. Syamsul Rijal, M.Ag, pimpinan IPG Mohamad Roslan bin Abd Razak, para wakil dekan dan pemakalah.
Sumber: http://uin.ar-raniry.ac.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020