Jelang Bulan Ramadhan, Sebagian Harga Bahan Pokok di Banda Aceh Naik
Banda Aceh – Menjelang bulan suci Ramadhan 1436 H, sejumlah barang serta kebutuhan pokok di beberapa pasar tradiosional seputar Kota Banda Aceh dan sekitarnya mulai naik.
Seperti di pasar tradisional lamnyong di kawasan Darussalam, di pasar ini aktivitas jual beli tidak pernah sepi bahkan hingga sore hari selalu tampak ramai. Rabu (10/06).
“Ia di pasar ini alhamdulillah selalu ramai, selain para ibu rumah tangga yang menjadi pembeli, mahasiswa yang kuliah di Darussalam juga rata-rata belanja di pasar ini,” ungkap pedagang.
Pantauan koresponden sejumlah harga barang di pasar lamnyong juga ikut naik, meskipun ada beberapa barang harganya masih stabil.
Seorang pedagang mengakui bahwa sejumlah harga barang sudah mulai naik, misalnya tomat dari Rp. 8.000 per kilonya menjadi Rp. 10.000 per kilo, kemudian cabai merah juga ikut naik menjadi Rp.40.000 per kilo, padahal diakui pedagang 2 hari yang lalu harganya masih Rp. 35.000.
“Harga bawang sekilo Rp. 35.000, cabai hijau masih standar, karena cabai hijau yang membeli tidak begitu banyak, sementara wortel juga masih stabil,” ujar pedagang.
Ahmad, Seorang pedagang juga menceritakan keluhannya terhadap melonjaknya harga barang bahkan bukan hanya pembeli yang kesusahan namun juga pedagang karena harus menambah modal lagi untuk membeli barang dagangannya.
Hal unik juga dikisahkan Ahmad yang melayani pembeli dari kalangan mahasiswi, ia kewalahan dan serba salah saat ada mahasiswi yang ingin membeli.
“Saya juga kewalahan melayani adik-adik mahasiswi yang ingin belanja disini, satu sisi saya sedih satu sisi saya juga serba salah, karena kadang-kadang mereka belanja Rp.5000 tapi harus dapat semua, misalnya harus dapat telur satu, sayur satu ikat, cabe dikit, tomat satu,” ungkapnya sambil tersenyum.
Sementara itu pembeli, Nurbaiti seorang ibu rumah tangga saat ditanyakan tentang barang dagangannya, ia mengakui harga barang melonjak naik.
“iya, hari ini barang-barang sudah pada naik, semoga Pemerintah bisa mengatasi kenaikan harga barang, apalagi di bulan Ramadhan, kebutuhan kita juga sama, bahkan kadang-kadang meningkat,” ujarnya.
Sumber: http://perhubungan.bandaacehkota.go.id/v3/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020