Kunjungan ke Lokasi Rencana Revitalisasi Kawasan Industri Lhokseumawe
Lhokseumawe - Tim kementerian yang terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Perindustrian, Kementerian Bidang Perekonomian dan Sekretariat Kabinet mengadakan kunjungan ke Lhokseumawe pada tanggal 25 s.d 26 Juni 2015 dalam rangka peninjauan lokasi rencana revitalisasi kawasan industri Lhokseumawe didampingi instansi terkait baik dari pemerintah provinsi (Badan Investasi dan Promosi Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas ESDM dan Bappeda) maupun SKPA pemerintah daerah.
Pada kesempatan ini, PT. Arun NGL serta PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan PT. Kraft Kertas Aceh (KKA) pada dua pertemuan terpisah turut menyampaikan potensi aset serta rencana proyek masing-masing perusahaan guna menunjang rencana pengembangan sektor energi dan ketahanan pangan. Dalam pertemuan ini, Bapak Ridwan Djamaluddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dari Kementerian Bidang Kemaritiman selaku pimpinan rapat menekankan pentingnya akselerasi Tim Kerja Percepatan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe; tim AMDAL yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kemaritiman, tim Feasibility Study (FS) dikoordinir oleh Kementerian Perindustrian, tim Aset dikoordinir oleh Kementerian Kemaritiman, bekerjasama dengan tim Liquidasi Aset Arun dan tim Penetapan Lokasi dikoordinasikan oleh Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, dan tim Sekretariat dikoordinasikan oleh Kementerian Kemaritiman, Kementerian Perindustrian dan Dewan KEK Nasional. Rapat interaktif ini juga dihadiri oleh Walikota dan Sekda Kota Lhokseumawe.
Pelabuhan Internasional Krueng Geukuh merupakan lokasi pertama yang ditinjau tim kementerian yang dilanjutkan ke PT. Arun di Kota Lhokseumawe pada hari Kamis (25/06/2015). Kunjungan selanjutnya ke PT. PIM dan PT KKA di Kabupaten Aceh Utara dilaksanakan pada Jum’at (26/06/2015).
Lawatan lapangan ini memberikan arah dan gambaran yang lebih jelas bagi tim kementerian dalam menentukan langkah selanjutnya yang lebih tepat sasaran untuk percepatan terbentuknya kawasan ekonomi khusus Lhokseumawe. Di samping itu, kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan baik di Aceh maupun di Jakarta guna membahas perkembangan penyiapan dokumen pendukung pengusulan KEK Lhokseumawe oleh tim kerja terkait.
Sumber: http://acehinvestment.com/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020