HUT RI di Banda Aceh Tampilkan 1.300 Penari
Banda Aceh – Sebanyak 1.300 penari yang terdiri dari TNI, pegawai dan siswa menampilkan tarian kolosal untuk memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-70 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin 17 Agustus 2015. Ribuan pasang mata warga terpukau oleh penampilan mereka.Tarian kolosal yang ditampilkan mengisahkan tentang perjuangan pahlawan dulunya dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia. Awalnya sebagian penari menampilkan teatrikal tentang warga yang hidup bercocok tanam. Lalu datang penjajah dan terjadilah peperangan.
Penjajah kalah, lalu mulailah seluruh penari diiringi tabuhan Rapai dan seurune kalee (alat musik tradisional Aceh) menampilkan keahliannya. Mereka membawakan tarian Tarek Pukat, Tari Saman, dan Tari Meusare-sare. Tarian ditutup dengan lagu gebyar-gebyar dan para penari mengibaskan bendera merah putih.
Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda, Kolonel (Inf) Machfud menjelaskan tarian yang melibatkan 1.300 personel ditampilkan sebagai makna kearifan lokal di Aceh. “Banyak pahlawan nasional yang hidup di Aceh,” katanya.
Usai tarian kolosal, upacara bendera dilaksanakan di lapangan tersebut. bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. Seluruh penjabat daerah hadir di sana untuk melaksanakan upacara.
Sumber: http://www.bandaacehtourism.com/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020