Ketua DPRK Bersama Walikota Muhibah ke Kroasia
Kroasia - Ketua DPRK Banda Aceh, Arief Fadillah, bersama Walikota Illiza Sa’aduddin Djamal Senin, 26 Oktober 2015 melakukan kunjungan muhibah ke kota Vukovar, Kroasia. Ikut hadir dalam kunjungan tersebut Asisten Administrasi Umum Setdako Banda Aceh M Nurdin SSos, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Samsul Bahri dan Kepada Dinas Kesehatan Media Yulizar.
Rombongan dari Kota Banda Aceh itu disambut Walikota Vukovar, Ivan Penava, di kantor Walikota setempat. Delegasi dari Banda Aceh itu datang memenuhi undangan Ivan Penava dan pejabat terkait lainnya untuk membicarakan prospek kerja sama “sister city” antar Banda Aceh dan Vukovar.
Setelah menggelar pertemuan bilateral dalam suasana yang penuh kehangatan, kedua Walikota sepakat untuk menandatangani Letter of Intent (LoI) guna membangun suatu hubungan kerja sama dan persahabatan antar kedua kota. Penandatanganan LoI tersebut disaksikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Republik Kroasia Agus Sardjana.
Atas dasar prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan, kedua Walikota menyatakan kesediaannya untuk mengembangkan kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, budaya, pendidikan, pariwisata dan olahraga. Kerja sama ini nantinya akan dijabarkan lebih lanjut melalui sebuah Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun hubungan sebagai sister city.
Dalam waktu dekat, Ivan Penava akan membalas kunjungan Illiza dengan membawa para pengusaha Vukovar ke Banda Aceh. Para pengusaha Vukovar berencana berinvestasi di Banda Aceh.
Usai pertemuan di kantor Walikota, Illiza dan rombongan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Museum Vukovar yang mengabadikan sejarah perjalanan Kota Vukovar. Saat perang masih berkecamuk di negara pecahan Yugoslavia tersebut, museum ini mengalami kerusakan parah dan baru dibuka kembali pada Januari 2015 lalu.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi salah satu pabrik obat - suplemen makanan yang ada di Vukovar yakni Yasenka. Pemilik perusahaan yang juga seorang Muslim, Radwan Joukhadar, berencana akan menanamkan investasi di Banda Aceh.
Pada Selasa, 27 Oktober 2015 delegasi dari Banda Aceh juga mengadakan pertemuan dengan Grand Mufti Kroasia, Prof Dr Aziz ef Hasanović, beserta jajaran pengurus Komunitas Muslim Kroasia (Meshihat) di Gedung Islamic Center, Kota Zagreb, Ibukota Kroasia.
Masih di dalam komplek islamic center, Illiza juga akan berkunjung ke Sekolah Islam (Gymnasium DR. Ahmeda Smajlovića) untuk berdialog dengan staf pengajar dan murid, serta melihat berbagai fasilitas yang ada disekolah tersebut.
Sumber: http://dprk-bandaaceh.go.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020