Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Bireuen Pamerkan Tas Rajut di Pameran HAI Se Aceh

Umum Kamis, 12 November 2015 - Oleh opt3

Subulussalam - Menjadi kontingen pada Hari Aksara Internasional (HAI) se- Aceh yang dipusatkan di Kota Subullussalam, tidak disia-siakan dari sejumlah kontingen di Aceh, tidak terkecuali kontingen asal Kabupaten Bireuen.

Melalui event tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen turut memamerkan tas rajut yang tak lain adalah buah tangan warga dari Kabupaten itu. 

Tak ayal, kerajinan tangan warga asal kabupaten yang dimekarkan dari kabupaten Aceh Utara dengan pusat kota di Lhosumawe pada tanggal 12 Oktober 1999, mendapat sambutan dari pejabat hingga pengunjung stand dari berbagai daerah yang hadir pada pameran HAI di Kota Subulussalam.

Salah seorang guru pengasuh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bireuen Ernawati, S.Pd menjelaskan, ada sejumlah kerajinan hasil buah tangan masyarakat Bireuen dipamerkan. Diantaranya, rajutan tas unik, bunga yang terbuat dari gambas kuning, tas/dompet dari bungkusan kopi sachet produk PKBM Tunas Jeumpa.

"Kita juga memamerkan kukur kelapa buatan PKMB Aneuk Nanggroe, ayaman tepas, kerupuk tempe, keranjang retan, tas bekas kopi sachet buatan PKBM uswatun hasanah dan tudung saji buatan PKBM Babul Ilmi," ujar Erma menyebutkan.

Ia mengaku bangga, kerajinan tangan asal Kabupaten Bireuen yang dipamerkan pihaknya di peringatan HAI ke 50 di Kota Subulussalam sempat dikunjungi sejumlah pejabat seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Kadis Pendidikan Aceh Drs. Hasanuddin Darjo, MM, dan pejabat maupun pengunjung lainnya untuk mengunjungi stan tersebut.

"Ini juga salah satu kesempatan bagi kabupaten Bireuen, khususnya untuk mempromosikan kerajinan tangan daerah, semoga Bireuen sukses serta mampu meraih juara pada kegiatan Hari Aksara Internasional ke 50 ini di Kota Subulussalam," ucapnya. 

Puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) se- Aceh di Subullussalam, tersebut di Buka Sekda Aceh Drs. Dermawan MM, Senin (9/11/2015), dan  berlangsung selama empat hari.

Pembukaan peringatan Hari Aksara Internasional ke-50 se-Aceh di Subulussalam ini, selain dihadiri rombongan pemerintah Aceh, yaitu Sekda Aceh Drs. Dermawan, MM, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Hasanuddin Darjo, MM, juga ikut dihadiri Wakil Walikota Subulussalam Salmaza, unsur Muspida setempat dan kontingen dari seluruh Kabupaten/Kota di Aceh.

Sebelumnya, kabid Pendidikan Keagamaan dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebuayaan Kabupaten Bireuen, Jailani, S.Pd. M.Pd, mengatakan, kehadiran Kabupaten Bireuen pada acara peringatan Hari Aksara Internasional ke-50 Se-Aceh ini merupakan wajud kepedulian pemerintah setempat pada kampanye bebas buta aksa di Aceh.

"Bersamaaan dengan kegiatan ini, kontingen dari kabupaten Bireuen juga memarkekan sejumlah kerajinan tangan," ujarnya.

 

Sumber: http://disdik.acehprov.go.id/

 

Last Update Generator: 30 Apr 2026 06:55:23