Matchmaking Dalam Negeri
Banda Aceh - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mengadakan acara “Matchmaking Dalam Negeri” dengan mengundang UKM dan para pelaku usaha dari berbagai bidang. Acara ini bertemakan Meningkatkan produktivitas dan daya sing UKM melalui kemitraan usaha, antara usaha kecil dan menengah dengan pengusaha PMA/PMDN dalam rangka menghadapi MEA 2016. Hadir narasumber dari BKPM RI selaku Kasubdit Kemitraan Usaha, Bagas Manik Adji, menyampaikan peran pemerintah dalam meningkatkan daya saing usaha. “perlunya pembenahan untuk masyarakat terutama UKM dalam menghadapi MEA 2016 agar dapat bersaing dengan luar negeri”.
Pemerintah harus aktif dalam menjembatani kemitraan antara investor PMA/PMDN agar dapat bermitra dengan UKM dan Pengusaha lokal. Dari Bank BRI, menjelaskan mengenai pemberian kredit bagi UKM, kredit yang tepat bagi jenis-jenis UKM dan syarat-syarat pemberian kredit berbentuk Produk Kontingen dan pinjaman komersial, ujar M. Dino Putra Nurcahya selaku Manager Pemasaran BRI . Hal ini cukup menarik minat UKM untuk memberikan pertanyaan seputar menjalin kemitraan dengan pihak Bank, yang bisa mereka dapatkan.
Selain itu, hadir pula sebagai Narasumber yang membagi sukses story nya adalah perwakilan PT. Lafarge Cemment Indonesia, Tafaul dari bagian CSR Assistant Manager, mengemukakan mengenai CSR (corporate social responsibility) yang selama ini sudah mereka jalankan.
“Fokus CSR PT. Lafarge saat ini adalah untuk Lhoknga dan Lepung, yang terdiri dari pendidikan dan pemberdayaan masyarakat” ujarnya yang disambut tepuk tangan dari para peserta UKM yang hadir di ruang Aceh II hotel Hermes Palace Banda Aceh. Narasumber lainnya, Jonni, kepala Bidang Perizinan yang mewakili Kepala Badan Investasi dan Promosi (BIP) Aceh memberikan gambaran peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan UKM dari investor. Termasuk tiga sektor unggulan yang di galakan BIP Aceh seperti agro industry, infrastruktur dan energy, serta pariwisata.
Salah satu peserta mengemukakan agar pertemuan ini tidak hanya berakhir pada saat acara ini selesai namun ada tindaklanjutnya agar bermanfaat bagi para pelaku UKM. Acara yang menghadirkan sekitar 100 peserta ini dibuka oleh Sekretaris BIP Aceh, Zulkarnaini. Sesi akhir dilakukan Tanya jawab dengan pelaku UKM dan beberapa instansi dan perwakilan yang hadir.
Sumber: http://investasi.acehprov.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020