Empat Komoditi Budaya Jadi Perekat Masyarakat Gayo
Takengon - Komunitas masyarakat yang mendiami kawasan dataran tinggi Gayo diikat oleh kesamaan adat dan budaya, walaupun dalam perkembangannya ada variasi, namun hakikatnya satu. Agar masyarakat Gayo di 4 Kabupaten, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Bener Meriah tetap merasa satu bagian, diperlukan suatu perekat
Perekat tersebut, menurut Bupati Aceh Tengah, Nasruddin dapat berupa 4 komoditi budaya Gayo yang telah diakui menjadi warisan budaya takbenda secara nasional bahkan international
Keempat warisan budaya itu adalah Saman Gayo yang sudah ditetapkan oleh UNESCO menjadi Budaya Takbenda Warisan Manusia, kemudian baru- baru ini Pemerintah Indonesia menetapkan Didong, Kerawang Gayo dan Bines menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Menurut Nasaruddin masih banyak lagi budaya Gayo yang perlu diorbitkan dan mendapat pengakuan, satu diantaranya yang paling mendesak adalah Tari Guel
“Mudah-mudahan keempat warisan budaya yang sudah diakui tersebut dapat menjadi perekat kehidupan masyarakat serumpun Gayo,” demikian Nasaruddin ketika berbicara dihadapan peserta Konferensi Masyarakat Adat Gayo yang berlangsung 11-13 Desember 2015 di Takengon.
Sumber: http://humas.acehtengahkab.go.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020