Imam Masjid New York Beri Kuliah Umum di UIN
Banda Aceh - Imam Islamic Center of New York Amerika Serikat Muhammad Syamsi Ali mengisi kuliah umum di hadapan puluhan dosen dan mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Jumat (11/12/2015) di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut dipandu oleh Wakil Direktur Pasca UIN Dr. Salman Abdul Muthalib, MA.Dalam kuliah umumnya, Syamsi mengutarakan beberapa hal berdasarkan pengalamannya selama menjadi imam Masjid di Kota New York Amerika Serikat dan dilanjutkan dengan diskusi panjang tentang perkembangan islam terkini di Amerika Serikat.
“Di beberapa kesempatan diundang dalam kegiatan-kegiatan pemerintah, berkesempatan menyampaikan beberapa Ayat Al-Quran, salah satunya tentang keadilan, mengapa saya sampaikan Ayat tentang keadilan, sampai detik ini saya yakin bahwa yang namanya kekerasan di mana saja pasti sumbernya adalah ada ketidakadilan di dalamnya,” ujar.
Syamsi menyampaikan hal tersebut dihadapan Presiden Amerika Serikat ke-43 George Walker Bush saat Ketemu tepatnya empat hari setelah kejadian runtuhnya Menara Kembar World Trade Center 11 September 2001, saat itu diundang mewakili islam bersama beberapa imam lainnya.
“Saat itu semua orang menyampaikan belangsungkawa, tapi saya sampaikan bahwa sesungguhnya Tuhan bersama Kebenaran dan Keadilan, kenapa saya sampaikan demikian, karena dua hari sebelumnya Presiden Bush mengatakan Tuhan bersama Amerika, disaat itu saya ingin mengatakan jika Amerika benar dan adil, pasti Tuhan bersama Anda, hal itu saya yakini bahwa yang namanya keadilan itu tidak mengenal suku dan ras,” paparnya.
Selanjutnya Ustaz Syamsi menceritakan proses masyarakat Amerika Serikat yang masuk Agama Islam, dalam beberapa diskusi yang digelar di Amerika banyak jamaah yang mendapat hidayahnya dari Allah, bahkan beberapa orang yang langsung menghubunginya via telpon untuk menyampaikan kabar itu.
Selain itu, untuk memperoleh peluang yang besar, Syamsi Ali mengembangkan beberapa program, diantaranya membangun komunikasi, hubungan dan dialog dengan masyarakat Yahudi setempat, dan program ini disambut baik oleh masyarakat di lingkungan setempat.
Beberapa contoh kegiatannya di Amerika Serikat dan perkembangan Islam di Negeri itu telah disampaikan, bahwa jika Allah telah membuka hati hambanya, maka orang tidak bisa menolak lagi, dan perkembangan islam di Amerika sangat luar biasa dan telah memiliki beberapa Walikota Muslim, Kota New York saat ada 120 orang Islam, makanya pada Idul Fitri dan Idul Adha telah diliburkan di Kota New York. Demikian ujar Pria Kelahiran Sulawesi Selatan 5 Oktober 1967.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr. Abdul Rani Usman, M.Si, mewakili Pimpinan UIN Ar-Raniry mengawali kuliah umum mengatakan, saat ini ummat islam mempunyai tantangan yang sangat berat, ke hadiran Ustaz Syamsi Ali ini sangat diharapkan oleh Dosen dan Mahasiswa di UIN Ar-Raniry untuk memberikan pencerahan dan pengalamannya dalam menyebarkan ajaran Islam, terutama di nagara-negara minoritas muslim.
“Saat ini ummat islam harus memiliki persiapan dalam menghadapi tantangan sekaligus menjaga citra yang baik, dengan kehadiran Imam Masjid Syamsi Ali ini dapat berbagi pengalaman dengan dosen-dosen di UIN Ar-Raniry, hal ini dapat menjadi pengetahuan bagi Dosen-dosen UIN Ar-Raniry yang juga menjadi dai perbatasan dan kegiatan pengabdian lainnya,” kata A Rani.
Sumber: http://uin-arraniry.web.id/
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020