Gubernur : Tawarkan Kerjasama Aceh – Jepang
Banda Aceh - Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, sore tadi, Rabu (8/3) bertemu Ketua Parlemen Jepang, Nikai Tashiro dan Wakil Menteri Hitoshi Kikawada di Tokyo, Jepang.
Pertemuan berlangsung lebih dari satu jam, dan membahas kerjasama investasi, sektor kesehatan dan situasi keamanan Aceh.
Gubernur Zaini Abdullah yang turut didampingi Rektor Unsyiah Prof Syamsul Rizal dan Kepala Bainprom Aceh Anwar Muhammad, menawarkan kerjasama dibidang kesehatan, terutama kursus dokter spesialis jantung.
Pemerintah Aceh juga berharap kerjasama disektor ketenagakerjaan terjalin dengan baik khususnya terkait magang pekerja Aceh di negeri Sakura tersebut.” Dalam hal ini kita meminta kepada Pemerintah Jepang agar menambah dan memperbesar quota magang Pemuda Aceh di Jepang” jelas Gubernur.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Wakil Menteri sempat menanyakan persoalan keamanan di laut Aceh, atau masalah perompak.
Terkait pertanyaan tersebut, Gubernur menjelaskan, bahwa keamanan di Aceh sudah sangat kondusif. Zaini Abdullah juga menegaskan Aceh aman untuk investasi. “Dan yang lebih penting adalah Aceh memiliki kewenangan khusus, untuk bekerja sama dengan luar negeri tanpa harus melalui Pemerintah Pusat, dan itu dijamin oleh undang-undang kekhususan Aceh.
Sumber: humas.acehprov.go.id
-
Meski Covid-19, Aceh Masih Bisa Berbuat Lebih Baik untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 23 Juli 2020 -
Pemerintah Keluarkan Edaran Libur Idul Adha
Kamis, 23 Juli 2020 -
Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal
Kamis, 23 Juli 2020 -
Tujuh Pasien Covid-19 Sembuh, Hasil Tracing Ditemukan Tujuh Kasus Baru
Kamis, 23 Juli 2020 -
Plt Gubernur Bersama Kepala SKPA Gelar Do’a untuk Kesembuhan Pasien Covid-19 Secara Daring
Rabu, 22 Juli 2020